JESTV.ID, LEBAK – Beberapa pengendara baik R4 maupun R2, mengeluhkan dengan kelangkaan/ kekosongan pasokan BBM pertalite dan pertamak di beberapa SPBU seperti yang terjadi di wilayah makam jepang Kecamatan Sajira, Kabupaten Lebak-Banten.
Pengelola SPBU Makam Jepang Ahmad Sutrisno mengatakan sejak semalam SPBU makam Jepang mengalami kekosongan pasokan BBM.
“Iya, betul di SPBU kami dari mulai tadi malam jam 19.05 wib, mengalami kekosongan stok BBM, baik pertalite maupun pertamak. Sementara banyaknya kendaraan yang membutuhkan, sedangkan pasokan BBM kami kurang mencukupi,”kata Ahmad ditemui media Jestv.id dikantornya, Jumat (1/4/2022).
Menurut Ahmad, Kekosongan disebabkan kurangnya pasokan BBM ke SPBU, karena armada yang biasa mengirim belum kunjung datang.
“Jadi kekosongan di BBM di SPBU kami karena armada yang biasa mengirim pasokan BBM belum dating,”ujarnya.
Lanjut Ahmad, Sedangkan kekosongan BBM ini bukan sekedar terjadi di SPBU makam Jepang saja, tapi terjadi di seluruh SPBU di Kabupaten Lebak.
“Karena Armada pengiriman terbatas, besar kemungkinan sedang melakukan ke SPBU yang lain terlebih dahulu.
Terkait, kenaikan harga oleh pemerintah, untuk harga pertamak, harga sebelumnya 9000/liter, kini kenaikannya menjadi 12.500/liter per tanggal 1 April 2022.
“Dengan adanya kelangkaan atau kekosongan BBM, Kami sebagai pengelola SPBU makam Jepang, sama sekali tidak melakukan penimbunan dan hal ini jelas diakibatkan pasokan dari PT. Patra Niaga belum mengirim ke SPBU ini,”imbuhnya.
“Kami juga sangat berharap, kekosongan BBM ini segera tertangani untuk dapat melayani konsumen dan semoga armada pengirim pasokan BBM dapat segera mengirim ke SPBU ini, karena para pengendara sangat membutuhkan, BBM pertalite dan pertamax tanpa harus ke pom yang lebih jauh,”pungkasnya.(Yanto)
