JESTV.ID, LEBAK – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lebak menyebut dampak akibat gempa 6,6 Magnitudo, pada Jumat 14 Januari 2022 lalu, diwilayah Kabupaten Lebak, Provinsi Banten. Jumlah rumah yang rusak akibat gempa sebanyak 282 rumah, selain itu fasilitas pendidikan dan publik lainnya. Kerugian akibat gempa ditaksir mencapai miliaran rupiah.
“Berdasarkan hasil pendataan dan verifikasi sementara, jumlah bangunan yang rusak akibat gempa sebanyak 282, terdiri dari bangunan rumah, Sarana Ibadah, Kantor Desa hingga Gedung Sekolah tersebar di 18 kecamatan dan 28 desa. Kerugian diperkirakan mencapai Rp 25 Miliar,” kata Febbi Rizki Pratama, Kamis (20/1/2022). 
Dari hasil verifikasi tersebut, Lanjut Febbi nantinya akan dilaporkan kepada Bupati Lebak dan Verifikasi tersebut melibatkan dinas-dinas terkait, seperti Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan ( Perkimtan) dan BPBD Kabupaten Lebak.
“Hasil verifikasi itu, akan dibawa ke Bupati Lebak dan dalam verifikasi tersebut melibatkan dinas-dinas terkait. Sementara untuk bangunan yang kondisinya rusak akibat gempa bumi, itu nantinya akan dibantu oleh Pemkab Lebak,” ungkapnya. (red/ms)
