JESTV.ID, LEBAK – Inspektorat Daerah Kabupaten Lebak guna memaksimalkan capaian Pendapatan Asli Daerah (PAD) melaksanakan monitoring evaluasi ke beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Kabupaten Lebak. Kegiatan evaluasi dilakukan, salah satunya di Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Lebak, Kamis (10/2/2022).
Evaluasi dilakukan agar masing-masing OPD yang menghasilkan PAD dapat sesuai harapan capaian PAD Kabupaten Lebak.
“Ada sebanyak 12 OPD di Lebak yang menghasilkan PAD, salah satunya adalah Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) yang hari ini kami laksanakan evaluasi dengan terjun kelapangan mendata Kios, PKL dan penitipan motor,” ujar Agustian pada Bidang Pemerintahan Inspektur Pembantu II, Inspektorat Daerah Kabupaten Lebak ditemui di kantor pasar Rangkasbitung, Kamis (10/2/2022).
“Sebelumnya uji petik juga sudah kami lakukan dibeberapa pasar rakyat, seperti pasar Muncang, Sampay, Bayah dan Binuangeun,” tambahnya.
Evaluasi dilakukan karena capaian PAD belum mencapai target, untuk itu kata Agustian pihak inspektorat melakukan evaluasi.
Agustian berharap dengan evaluasi yang dilakukan capaian PAD OPD dapat sesuai target.
“Harapan kami, apa yang kita lakukan ini apa yang menjadi PR dapat membantu tercapainya target PAD dengan maksimal,” ujarnya.
Sementara itu, Kabid Perindustrian dan Perdagangan pada Disperindag Kabupaten Lebak Dedi Setiawan membenarkan kedatangan Tim evaluasi dari Inspektorat Daerah Kabupaten Lebak.
“Iya, kami hari ini kedatangan tim evaluasi dari Inspektorat untuk mendata Kios, PKL dan tempat penitipan kendaraan bermotor dan untuk lancarnya evaluasi kami mendampingi tim mendata kelapangan (pasar),” pungkasnya. (red)
